Langkah Nyata Adiwiyata: Siswa SMPN 1 Cepu Olah Kain Perca Jadi Karya Estetis dan Bernilai Guna
SMP Negeri 1 Cepu sebagai sekolah Adiwiyata terus menunjukkan komitmennya dalam menanamkan kepedulian lingkungan kepada peserta didik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan kokurikuler pemanfaatan kain perca yang dilaksanakan pada 27–29 April 2026 dan diikuti oleh seluruh siswa kelas IX.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Adiwiyata, yaitu program pendidikan yang bertujuan mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Melalui kegiatan ini, siswa diajak mencintai lingkungan dengan cara mengurangi limbah tekstil, sekaligus mengasah kreativitas, keterampilan kewirausahaan, serta meningkatkan nilai ekonomi limbah menjadi kerajinan yang berguna.
Kokurikuler merupakan kegiatan pembelajaran di luar intrakurikuler yang berfungsi memperkuat kompetensi siswa melalui pengalaman langsung. Oleh karena itu, dalam kegiatan ini siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga mempraktikkan keterampilan mengolah bahan bekas menjadi karya kreatif.
Hari pertama diisi dengan penyampaian materi oleh Ibu Subaidah, S.Pd., sekaligus pembagian kelompok. “Kami ingin siswa memiliki kesadaran bahwa barang yang dianggap limbah pun dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang bernilai,” ungkap beliau.
Pada hari kedua, siswa melaksanakan praktik pembuatan bunga hias dengan memanfaatkan kain perca berbagai motif, menggunakan lem tembak, gunting, serta bahan pendukung seperti kawat dan aksesoris. Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias dalam menuangkan ide serta mengembangkan kreativitas mereka.
Hari ketiga difokuskan pada tahap akhir kegiatan, yaitu penyelesaian karya, pengumpulan, penilaian, serta presentasi hasil oleh masing-masing kelompok. Setiap kelompok mempresentasikan hasil karyanya, mulai dari proses pembuatan, pemilihan bahan, hingga keunikan produk yang dihasilkan.
Salah satu siswa mengungkapkan, “Kegiatannya seru dan menyenangkan. Setelah mengikuti pra-PSAJ, kegiatan ini menjadi penyegaran bagi kami, sekaligus memberi kesempatan untuk berkreasi dan belajar memanfaatkan barang bekas.”
Hasil karya siswa berupa bunga hias yang menarik dan kreatif, yang dapat dimanfaatkan sebagai dekorasi meja maupun hiasan dinding kelas. Selain memperindah lingkungan sekolah, karya tersebut juga menjadi bukti bahwa kreativitas dapat berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 1 Cepu tidak hanya mengembangkan keterampilan siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Adiwiyata secara nyata, yaitu sikap peduli, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
